Saturday, May 26, 2012

Solid State Drive Kini Tembus 1 TB


VIVAnews - OCZ Technology Group, Inc., salah satu pemain di industri memori dan media simpan berbasis flash menghadirkan media simpan terbarunya. Colossus, yang merupakan Solid State Drive 3.5 inci didesain untuk memenuhi kebutuhan pengguna desktop high end dan kalangan enterprise.

Yang menarik, OCZ menghadirkan berbagai versi kapasitas hingga berukuran 1 Terabyte. Kapasitas tersebut merupakan yang terbesar di industri solid state drive saat ini.

“Colossus series didesain untuk meningkatkan performa desktop dan workstation,” kata Eugene Chang, Vice President of Product Management OCZ Technology Group, pada keterangan resminya, 23 November 2009. “Pengguna yang membutuhkan kecepatan, kehandalan, dan kapasitas simpan maksimum juga dapat memanfaatkan produk ini,” ucapnya.

Untuk mengimbangi kapasitas besar yang disediakan, OCZ Colossus juga diperkuat dari sisi performa. Arsitektur RAID 0 ditanamkan pada storage yang terpasang di dalam. Dengan demikian, OCZ mengklaim bahwa pemrosesan data bisa dilakukan secara lebih cepat pada aplikasi umum seperti email, internet, dan transfer file.

Colossus SSD tersedia dalam kapasitas 128GB, 256GB, 512GB, dan 1 TB. Form factornya yang tidak lazim, yakni 3,5 inci seperti harddisk untuk PC desktop atau server, dan bukan 2,5 inci seperti harddisk untuk notebook disebutkan untuk menampung kebutuhan yang lebih luas. Misalnya untuk dipasang pada server dan lain-lain.

OCZ berani mengklaim bahwa solid state drive ini mampu bekerja salama 1,5 juta jam sebelum mengalami kerusakan. Garansi selama 3 tahun tersedia lengkap dengan dukungan teknis. Sayangnya Anda perlu merogoh kocek lumayan dalam jika tertarik untuk memilikinya.
Versi 120GB dari OCZ Colossus dilepas di kisaran 550 dolar AS, adapun versi 1TB dijual di harga 3 ribu dolar AS. Belum ada informasi seputar ketersediaan produk ini dari distributor resminya di pasaran Indonesia.



Sumber :  http://teknologi.vivanews.com/news/read/107891-solid_state_drive_kini_tembus_1_tb

Notebook dengan Layar 3 Dimensi


VIVAnews - Acer telah meluncurkan secara resmi produk yang diklaimnya sebagai notebook pertama yang menggunakan display 3 dimensi.

Acer Aspire 5738DZG, seri notebook tersebut, merupakan notebook dengan layar wide berukuran 15,6 inci.

Adapun efek 3 dimensi yang ditampilkan merupakan hasil dari penggunaan filter polarising transparan yang diletakkan pada layar. Bagi mata, lapisan ini terkesan memisahkan antara tampilan dengan layar.

Meski demikian, seperti VIVAnews kutip dari Techradar, 11 Desember 2009, tampilan 3 dimensi baru akan muncul jika penggunanya memakai kacamata khusus yang disediakan.

Adapun tampilan 3D tersebut akan terasa jika Anda menyaksikan video trailer film 3D, dan jangan khawatir, notebook tersebut dilengkapi harddisk 500GB yang cukup untuk menyimpan sejumlah film 3D.

Dengan software yang disebut TriDef 3D, pengguna juga bisa menikmati tampilan layaknya 3D pada game, DVD ataupun cuplikan video.

Sayangnya, untuk notebook dengan prosesor Pentium Dual Core T4300 berkecepatan 2,1GHz, grafis ATI Mobility Radeon HD 4570 serta RAM sebesar 4GB tersebut perlu ditebus dengan harga sekitar 1.000 dolar AS.

Selain itu, dari uji coba yang dilakukan Techradar, pengguna berpeluang untuk merasa sedikit pusing atau tidak nyaman jika melihat layar secara terus menerus selama 20 menit atau lebih.



Sumber :  http://teknologi.vivanews.com/news/read/112969-notebook_dengan_layar_3_dimensi

Software Kompresi Smartcard Buatan Indonesia


SURABAYA POST - Maraknya tindak kejahatan pembacaan kartu ATM berbasis teknologi pita magnetik secara ilegal (skimming) beberapa waktu belakangan, membuat banyak pihak mulai melirik cara pengamanan baru kartu ATM menggunakan chip kartu pintar (smartcard).

Teknologi yang belum banyak digunakan di Indonesia ini sebetulnya tidak terbatas penggunaannya pada kartu ATM. Teknologi smartcard bisa juga dipakai untuk berbagai bidang seperti pendidikan misalnya untuk menyimpan data siswa, pada bidang kesehatan untuk merekam riwayat kesehatan seseorang. Smartcard dipilih karena tingkat pengamanannya yang lebih baik dibanding pita magnetik.

Meski demikian layaknya kartu dengan pita magnetik, smartcard juga mempunyai keterbatasan dalam hal kemampuan penyimpanan data. Kemampuan smartcard untuk menampung data sangat terbatas. Besarnya data yang bisa disimpan dalam satu smartcard sangat berpengaruh terhadap harga yang harus dibayar untuk mendapatkan smartcard tersebut.

“Semakin besar kapasitas smartcard, semakin mahal pula harganya,” kata Muhammad Firdaus, dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Rabu (3/3).

Karena mahalnya harga itulah pria kelahiran Malang ini melakukan penelitian untuk memperkecil data yang bisa dimasukkan ke dalam smartcard. Sehingga bisa menghemat kapasitas penyimpanan dan akhirnya bisa menghemat biaya pembelian smartcard tersebut.

Dari penelitiannya, pria 34 tahun ini berhasil membuat sebuah software yang bisa mengompresi atau memperkecil ukuran data yang bisa dimasukkan dalam sebuah smartcard.
Software yang dinamai XCS (XML Compressor for Smartcard) ini bisa digunakan untuk mengompres data berjenis XML yang bisa dimasukkan dalam suatu smartcard. Selain bisa mengompres data, software ini juga mempunyai kemampuan melakukan pemekaran data yang dikompres secara otomatis ketika digunakan.
Dalam penelitiannya, Firdaus bereksperimen dengan mengompresi data akademik mahasiswa Untag dengan tingkat efisiensi yang cukup meyakinkan, sekitar 89%.  


Sumber :  http://teknologi.vivanews.com/news/read/134079-software_kompresi_smartcard_buatan_indonesia

Monitor dengan Sumber Listrik dari Port USB




VIVAnews - Samsung Electronics Co Ltd mengembangkan monitor LCD 18,5 inci yang hanya mengkonsumsi daya 6,3 watt. Pada pameran industri display elektronik SID 2010, prototipe produk tersebut sudah diperlihatkan pada publik.

Pada demo yang digelar di booth Samsung, sumber pasokan daya untuk monitor tersebut adalah seperangkat PC yang disambungkan menggunakan sebuah kabel USB. Kabel USB tersebut ditancapkan pada dua buah port USB 2.0 di PC.

“Kami berencana memproduksi massal monitor LCD ini untuk desktop PC pada tahun 2011 mendatang,” kata juru bicara Samsung, seperti dikutip dari PC Advisor, 3 Juni 2010.

Rendahnya konsumsi daya dimungkinkan dengan meningkatkan kemampuan transmisi panel dan efisiensi luminance pada backlight. Sayangnya Samsung tidak menjelaskan lebih spesifik teknologi yang digunakan pada monitor tersebut.

Dari sisi produk, monitor tersebut dilengkapi oleh backlight tipe edge-lit yang menggunakan LED sebagai sumber cahaya. Seperti diketahui, LED memiliki efisiensi yang lebih baik dibandingkan dengan LCD monitor biasa. Akan tetapi, ada pula kerugiannya. Masa pakai monitor tersebut menjadi hanya 30 ribu jam. Angka ini 20 ribu jam lebih singkat dibanding monitor LCD LED yang ada saat ini.

Untuk resolusi, luminance, dan rasio kontras monitor tersebut adalah 1366x768, 250cd/m2 dan 1.000:1. (hs)


Sumber :  http://teknologi.vivanews.com/news/read/155246-monitor_dengan_sumber_listrik_dari_port_usb

Mobil Tempuh 1.000 km dengan Baterai


VIVAnews - Sebuah kelompok penggemar modifikasi asal Tokyo berhasil mengendarai sebuah mobil berbahan bakar listrik sejauh 1000 lebih kilometer (persisnya: 1.003,184 kilometer) hanya dengan menggunakan baterai isi ulang.

Catatan tersebut memecahkan rekor yang mereka buat sendiri untuk jarak terjauh yang berhasil ditempuh tanpa mengisi ulang baterai kendaraan mereka.

Seperti dikutip dari Cnet, 5 Juni 2010, Japan Electric Vehicle Club telah meminta Guiness World Records untuk memverifikasi rekor yang dibukukan di Shimotsuma, Ibaraki, Jepang tersebut.

Kendaraan yang digunakan mereka adalah Daihatsu Mira yang dimodifikasi hingga dapat berjalan menggunakan baterai lithium ion Sanyo.

Sebanyak 8.320 baterai disusun sedemikian rupa hingga membuat kendaraan itu bisa berjalan selama 27,5 jam pada kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Kendaraan itu sendiri dikemudikan oleh 17 orang sopir secara bergantian.

Sebelum ini, rekor yang dicatat Guiness adalah perjalanan sejauh 555 kilometer dari Tokyo ke Osaka. Prestasi tersebut dicatat oleh klub pecinta otomotif yang sama pada November 2009. (kd)



Source :  http://teknologi.vivanews.com/news/read/155675-mobil_tempuh_1_000km_dengan_baterai